4 Oktober 2012

Review "Orang-Orang Kuat yang (Me) lemah (kan)"



Ceritanya mau (sok) review singkat lagu-lagu di e-mini albumnya Guih. Cekidot, yes!

Harus Bersamamu

Liriknya ringan.. jadi gendang telinga ga bakal berotot. Oke, serius. Uhm, itu apa ya istilahnya.. ‘tap-tap-tap’ pas genjreng gitarnya oke lah. Secara vokal, ada beberapa bagian yang pitch-nya kurang terkontrol. Musik di bridge-nya lumayan enak.

Lepas Semua Rasamu

Liriknya ga usah dibahas lah ya.. secara penulis gitu. Kalo diibaratkan makanan, lagu ini kayak kembang sari (itu lho, jajanan jaman kecil dulu yang warnanya merah muda). Manis.

This Isn’t About Love

Semacam lagu yang renyah didengarkan sambil ngayal di siang bolong.. apalagi kalo sambil minum air kelapa muda di tepi pantai. Oke, mulai salah fokus. Ya gitu.. melodinya enak, walau ga bisa dimakan. Dan yang paling penting, jangan sering-sering didengarkan. Isinya bukan denotasi, jadi penyanyinya ga bakal tanggung jawab kalo nanti terjadi apa-apa. Ya kan? Ya kaaannn???

Bebas

Nah, lagu yang ini agak beda. Sebenarnya liriknya sedih lho.. sedih banget (tetesin insto ke mata). Tapi please, dengerinnya jangan sambil joget selamat datang a la Hawaii. Secara musik, udah pas lah ya. Secara vokal, ‘emosi’nya masih kurang berasa.

A Letter to None

The last but not the least.. ini lagu yang galaunya maksimal. Ini bikinnya dari hati banget ya? (lap ingus ke baju Guih) Dengerin sambil nyanyiin lagu ini baiknya sambil makan ramen super pedes.. biar pas keselek, teriak FCUK YOU-nya total.


I said fcuk you
Fcuk what you have done to me
Fcuk you I can’t hate you
Fcuk you for this feeling
Fcuk you why I am still loving you
 
Udahan ah review tentang lagu-lagunya.. saya lebih cocok jadi asistennya Pak Bondan. Yang kupingnya belum nyicip lagunya Guih, gigit-gigit lucu di sini ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar